Padangsambian, Tim evaluasi perkembangan desa/kelurahan Tingkat Kota Denpasar Selasa (19/4) kemarin berkunjung ke Kelurahan Padangsambian, Kecamatan Denpasar Barat. Rombongan ini dipimpin langsung oleh ketua tim penilai I Made Mertajaya, S.Sos, MM.
Bertempat di ruang pertemuan Kantor Lurah Padangsambian, tampak tim pendamping Kelurahan Padangsambian didampingi oleh Camat Denpasar Barat, Kepala Desa/Lurah se-Kecamatan Denpasar Barat, TP PKK Kelurahan Padangsambian, dan tim evaluasi perkembangan kelurahan tingkat Kota Denpasar tahun 2016
Lurah Padangsambian, I Wayan Yusswara dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada tim penilai yang telah bersedia hadir pada acara evaluasi perkembangan kelurahan tingkat Kota Denpasar tahun 2016. Ini pun akan dijadikan tolak ukur agar bisa menjadi lebih baik lagi dalam melakukan pemberian pelayanan kepada masyarakat.
Sebelum penilaian dilaksanakan, Lurah Padangsambian memaparkan terlebih dahulu profil Kelurahan yang terdiri dari perkembangan dan potensi Kelurahan Padangsambian tahun 2014-2015. Kelurahan Padangsambian yang bertetangga dengan Kabupaten Badung di sebelah barat menyebabkan tingkat urbanisasi sangat tinggi. Perubahan ini juga menjadi salah satu faktor berubahnya Kelurahan Padangsambian dari daerah agraris menjadi daerah industri. Permasalahan sosial yang ada di Kelurahan Padangsambian pun juga dipaparkan salah satunya RTM (Rumah Tangga Miskin). “Semenjak tahun 2014, beberapa RTM sudah berhasil kami entaskan, sehingga saat ini jumlah RTM yang ada di Kelurahan Padangsambian turun menjadi 111 KK. Ini akan kami tingkatkan lagi untuk bisa mencapai angka serendah-rendahnya” imbuh Yusswara.
Kepada tim penilai lomba, Yusswara mempersilahkan untuk memberikan penilaian yang obyektif kepada Kelurahan Padangsambian. Semoga performa kelurahan ini mampu melahirkan apresiasi positif dari tim penilai.
Penilaian kali ini dibagi menjadi 3 bidang, terdiri dari bidang Pemerintahan, Kemasyarakatan dan Kewilayahan. Tim penilai menilai segala aspek jalannya pemerintahan di tingkat kelurahan, mulai dari administrasi, pelayanan, pemanfaatan teknologi, pelayanan masyarakat, dsb.
Ketua tim evaluasi perkembangan desa/kelurahan Tingkat Kota Denpasar I Made Mertajaya, S.Sos, MM yang juga Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kota Denpasar mengatakan, Kelurahan Padangsambian ini merupakan kelurahan pertama yang dievaluasi, setelah sebelumnya di Desa Pemecutan Klod.
Mertajaya dalam sambutannya mengatakan, setiap Kelurahan yang meraih nilai tertinggi akan mewakili Kota Denpasar dalam lomba serupa di tingkat Provinsi. Tentunya hal ini merupakan sebuah kebanggaan tidak hanya bagi kelurahan, tetapi juga bagi Kota Denpasar. Hal ini harus bisa menjadi motivasi bagi semua khususnya aparatur di wilayah kelurahan, untuk bisa meraih prestasi setinggi-tingginya.
“Yang perlu kita garis bawahi bersama adalah tujuan diadakannya lomba kelurahan ini bukan untuk mendapatkan nilai tertinggi, tetapi hasil akhir yang diharapkan adalah agar kinerja aparat dan masyarakat kelurahan dapat terjalin dengan baik dan berkesinambungan” imbuh Kepala BPM-Pemdes Kota Denpasar ini.
Setelah penilaian dilaksanakan, tim penilai berkesempatan mengunjungi berbagai macam stand yang ada di halaman Kelurahan Padangsambian, beberapa hasil kerajinan, kuliner hasil dari potensi lokal yang ada di Kelurahan Padangsambian. Tampak Ibu-Ibu sangat antusias mengunjungi stand kerajinan tangan dan juga kuliner.
Hal ini juga dapat menjadi sarana yang efektif untuk menggelorakan semangat berpartisipasi dalam pembangunan, sekaligus menjadi momentum yang tepat untuk mengevaluasi keberhasilan dan perkembangan yang terjadi dalam masyarakat sebagai dampak positif dari pelaksanaan pembangunan itu sendiri. (Thw)
20 Oktober 2025
01 September 2025
21 Oktober 2025