Padangsambian – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan upaya percepatan pemulihan pasca banjir, Kelurahan Padangsambian turut serta melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan tumpukan sampah yang menumpuk di aliran sungai perbatasan Kelurahan Padangsambian dan Kelurahan Tegal Kertha, tepatnya di Banjar Mekar Buana.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah di Bali pada bulan September 2025, termasuk beberapa kawasan di wilayah Kelurahan Padangsambian. Curah hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan debit air sungai meningkat dan membawa berbagai jenis sampah yang kemudian tersangkut di beberapa titik aliran sungai, sehingga berpotensi menghambat aliran air dan memicu banjir susulan.
Dalam kegiatan tersebut, jajaran Kelurahan Padangsambian bersama berbagai unsur terkait bergotong royong mengangkat sampah yang terdiri dari ranting pohon, bambu, kayu, plastik, hingga limbah rumah tangga. Pembersihan dilakukan untuk mengembalikan kelancaran aliran sungai sekaligus menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Lurah Padangsambian menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi dampak bencana. Selain melakukan pembersihan, masyarakat juga diimbau untuk tidak membuang sampah ke sungai karena kebiasaan tersebut dapat memperparah risiko banjir, terutama saat musim penghujan.
Melalui semangat kebersamaan dan gotong royong, diharapkan kondisi lingkungan dapat segera pulih serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan sungai sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana. Kelurahan Padangsambian juga mengajak seluruh warga untuk terus berperan aktif dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih, sehat, dan bebas dari sampah demi menciptakan kawasan yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.